RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM
Matematika · Fase B · Kelas IV
A. Identitas Modul
- Nama Sekolah
- : SD Contoh Edura
- Nama Guru
- : Guru Contoh Edura
- Mata Pelajaran
- : Matematika
- Kelas
- : IV / Fase B
- Tahun Ajaran
- : 2026/2027
- Semester
- : 1
- Sumber Materi
- : Buku Siswa Matematika Kelas IV (Kemendikdasmen), Bab 2
Alokasi waktu: 20 JP × 35 menit = 700 menit (10 pertemuan)
B. Identifikasi Kesiapan Peserta Didik
Membagi Sama Rata
Membagi satu benda utuh atau sekelompok benda menjadi bagian yang sama besar — dasar makna pecahan.
Pengalaman 'Setengah' dan 'Seperempat'
Murid sering mendengar 'setengah gelas' atau 'seperempat kilo' di rumah — dipakai sebagai pijakan sebelum mengenal lambang pecahan.
Perkalian dan Pembagian sampai 100
Diperlukan untuk mencari pecahan senilai, yaitu mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.
Dimensi Profil Lulusan
Penalaran KritisDominan
Membandingkan pecahan dengan alasan yang benar, bukan menebak dari besarnya angka penyebut
KolaborasiPendukung
Bekerja berpasangan memakai pita pecahan dan saling memeriksa jawaban
KomunikasiPendukung
Menjelaskan cara membandingkan pecahan dengan gambar dan kata-kata sendiri
Capaian Pembelajaran
Kutipan elemen yang dicapai di bab ini — Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen: Bilangan
Murid dapat melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antar pecahan dengan penyebut yang sama; mengenal dan dapat menerapkan pecahan senilai, memiliki intuisi pecahan dan desimal, serta dapat menentukan pecahan sebagai desimal dan persen.
Lintas Disiplin Ilmu
IPAS
Membaca takaran (½ liter, ¼ kg) dan label harga saat membahas kebutuhan dan cara mengelola keuangan secara bijak.
Seni Rupa
Membuat pola hias dengan melipat kertas menjadi 2, 4, dan 8 bagian sama besar.
Bahasa Indonesia
Membaca dan menulis pecahan dalam kata: 'satu per empat', 'seperempat', 'dua per lima'.
Topik Pembelajaran Kontekstual
- Berbagi Martabak: Satu loyang martabak dipotong 8 sama besar, loyang lain dipotong 4 — siapa yang mendapat lebih banyak, yang mengambil 1/4 atau 1/8?
- Takaran di Dapur: Resep kue memakai ½ gelas gula dan ¼ sendok teh garam — pecahan dipakai setiap hari di rumah.
- Label Diskon di Toko: 'Diskon 50%' dan 'diskon 25%' sebagai jembatan dari pecahan ½ dan ¼ ke persen.
Praktik pedagogis: Pendekatan Konkret–Piktorial–Abstrak (KPA) — didukung Kerja Berpasangan, Diskusi Kelas, dan Permainan Kartu Pecahan
Teknologi digital: Pita pecahan dari kertas (alat peraga buatan guru), TV/proyektor kelas untuk menayangkan gambar pecahan (bila tersedia)
Langkah Berdiferensiasi — Pertemuan 2 — Membandingkan Pecahan Berpembilang Satu (70 menit)
Pendahuluan
- Pembukaan [Menggembirakan]: Salam, doa, cek kehadiran; tebak-tebakan 'Pilih mana: 1/2 atau 1/8 martabak yang sama besar?'
- Apersepsi [Bermakna]: Mengulang arti pembilang dan penyebut dari pertemuan sebelumnya dengan melipat selembar kertas.
- Tujuan [Berkesadaran]: Murid dapat membandingkan dan mengurutkan pecahan berpembilang satu dengan alasan yang benar.
Inti — diferensiasi 3 kelompok sesuai kesiapan belajar
Kelompok C (Berkembang)
Bimbingan penuh — memakai pita pecahan kertas
Pada pecahan berpembilang satu, makin besar penyebutnya, makin kecil tiap bagiannya, karena satu utuh dibagi menjadi lebih banyak bagian. Jadi 1/2 > 1/4 > 1/8.
Tugas: Lipat tiga pita kertas yang sama panjang menjadi 2, 4, dan 8 bagian sama besar. Warnai satu bagian tiap pita, tempel berjajar, lalu isi tanda >, <, atau = untuk 1/2 … 1/4 dan 1/4 … 1/8.
Kelompok B (Cakap)
Bimbingan sebagian — mulai dari gambar, lalu ke lambang
Pecahan berpembilang satu dibandingkan dari penyebutnya. Pecahan berpenyebut sama dibandingkan dari pembilangnya: 3/5 > 2/5, karena bagiannya sama besar dan jumlah bagiannya lebih banyak.
Tugas: Urutkan dari yang terkecil: 1/3, 1/6, 1/2, 1/5. Lalu bandingkan 2/7 dan 5/7. Gambar setiap pecahan sebagai potongan persegi panjang yang sama besar untuk membuktikan jawabanmu.
Kelompok A (Mahir)
Tantangan terbuka — menalar dan membuat soal sendiri
Aturan membandingkan pecahan berpembilang satu dipakai untuk memecahkan masalah berbagi: makin banyak orang yang berbagi satu benda yang sama, makin kecil bagian tiap orang.
Tugas: Sebuah kue dibagi rata untuk 4 anak, kue lain yang sama besar dibagi rata untuk 6 anak. Di kelompok mana tiap anak mendapat bagian lebih besar? Jelaskan dengan gambar, lalu buat satu soal cerita serupa untuk temanmu.
Penutup
- Refleksi [Berkesadaran]: Murid melengkapi kalimat 'Hari ini aku paham bahwa …' dan 'Aku masih bingung tentang …'.
- Kesimpulan [Bermakna]: Bersama guru, murid merumuskan cara membandingkan pecahan berpembilang satu dan pecahan berpenyebut sama.
- Tindak Lanjut: Latihan lima soal di buku tulis; pertemuan berikutnya membahas pecahan senilai; doa penutup.
Asesmen Awal (Diagnostik)
Sebuah roti dibagi 4 sama besar. Kamu mengambil 1 bagian. Tulis bagianmu sebagai pecahan.
1/4 (satu per empat).
Gelasnya sama besar. Mana yang airnya lebih banyak: setengah gelas atau seperempat gelas?
Setengah gelas. Murid yang memilih seperempat karena 'angka 4 lebih besar dari 2' menunjukkan miskonsepsi yang perlu dibahas.
Hitunglah 12 : 3 dan 4 × 5.
4 dan 20 — memeriksa kesiapan pembagian dan perkalian untuk materi pecahan senilai.
Asesmen Proses (Formatif)
Murid dapat membandingkan dan mengurutkan pecahan berpembilang satu serta pecahan berpenyebut sama.
Teknik: Lembar kerja pita pecahan dan tanya jawab
Murid dapat menentukan pecahan senilai dengan gambar serta perkalian atau pembagian.
Teknik: Permainan kartu pasangan pecahan senilai dan observasi
Murid dapat menyatakan pecahan berpenyebut 10 dan 100 sebagai desimal dan persen.
Teknik: Kuis singkat di akhir pertemuan (exit ticket)
Asesmen Akhir (Sumatif)
C3 Menerapkan
Ubah 3/4 menjadi pecahan berpenyebut 100, lalu tuliskan dalam bentuk desimal dan persen.
C4 Menganalisis
Sinta makan 1/3 pizza dan Doni makan 1/5 pizza dari pizza yang sama besar. Doni berkata, 'Aku makan lebih banyak karena 5 lebih besar dari 3.' Apakah Doni benar? Jelaskan dengan gambar.
C6 Mencipta
Buat poster 'Pecahan di Sekitarku' berisi tiga contoh pecahan dari kehidupan sehari-hari (pilih pecahan berpenyebut 2, 4, 5, atau 10). Tulis setiap contoh sebagai pecahan, desimal, dan persen.
Ini cuplikan. Dokumen lengkap dibuat otomatis oleh Edura Teacher: 10 pertemuan, rubrik, dan LKPD — coba gratis dengan mendaftar.