← Semua contoh RPM

Contoh RPM Bahasa Indonesia SMP Kelas VII — Jelajah Nusantara (Teks Deskripsi)

RPM 9 pertemuan dari Bab I Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII: mengenali, menganalisis, dan menulis teks deskripsi tentang tempat di Nusantara — dengan diferensiasi 3 kelompok dan asesmen diagnostik, formatif, serta sumatif.

Disusun tim Edura dengan format RPM Edura Teacher. CP dikutip dari Keputusan Kepala BSKAP 046/H/KR/2025; topik mengikuti Buku Siswa Kemendikdasmen.

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM

Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VII

A. Identitas Modul

Nama Sekolah
: SMP Contoh Edura
Nama Guru
: Guru Contoh Edura
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas
: VII / Fase D
Tahun Ajaran
: 2026/2027
Semester
: 1
Sumber Materi
: Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII Edisi Revisi (Kemendikdasmen), Bab I

Alokasi waktu: 18 JP × 40 menit = 720 menit (9 pertemuan)

B. Identifikasi Kesiapan Peserta Didik

  • Membaca Pemahaman

    Menemukan informasi tersurat dan gagasan utama dalam bacaan — bekal dari Bahasa Indonesia Fase C.

  • Menyusun Kalimat dan Paragraf

    Menulis kalimat lengkap dan paragraf dengan satu gagasan utama — dasar menulis teks deskripsi.

  • Kosakata Sifat

    Mengenal kata yang menggambarkan warna, bunyi, bau, rasa, dan tekstur — nanti dipakai sebagai kata sensoris.

Dimensi Profil Lulusan

  • KomunikasiDominan

    Menulis deskripsi yang membuat pembaca seolah-olah melihat sendiri objeknya

  • KreativitasDominan

    Memilih kata sensoris dan majas untuk menghidupkan deskripsi

  • KewargaanPendukung

    Mengenal dan menghargai keragaman tempat dan budaya Nusantara

Capaian Pembelajaran

Kutipan elemen yang dicapai di bab ini — Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025

Elemen: Membaca dan Memirsa; Menulis

Membaca dan Memirsa: Menganalisis informasi berupa gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat; … Menulis: Menulis gagasan, pandangan, arahan, pesan, pengalaman, dan/atau imajinasi dalam berbagai tipe teks secara logis, kritis, kreatif, menarik, dan/atau indah; menulis ungkapan kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dalam berbagai tipe teks berbentuk teks multimodal; dan menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk menulis.

Lintas Disiplin Ilmu

  • IPS

    Letak dan ciri geografis tempat yang dideskripsikan (pegunungan, pantai, danau) — selaras Bab II IPS Kelas VII 'Keberagaman Lingkungan Sekitar'.

  • Seni Budaya

    Mendeskripsikan benda budaya daerah (batik, rumah adat) dengan rincian visual.

  • Informatika

    Mencari dan memeriksa sumber informasi daring sebelum menulis — selaras Bab 3 Informatika Kelas VII 'Literasi Informasi'.

Topik Pembelajaran Kontekstual

  • Tempat Wisata di Daerah Sendiri: Murid mendeskripsikan tempat yang pernah mereka kunjungi di daerahnya — pengamatan langsung lebih kuat daripada menyalin dari internet.
  • Brosur dan Unggahan Wisata: Membandingkan deskripsi di brosur dan media sosial pariwisata: mana yang objektif, mana yang berlebihan demi promosi?
  • Sudut Sekolah: Latihan awal: mendeskripsikan perpustakaan atau kantin sekolah dengan kelima indra.

Praktik pedagogis: Pembelajaran Berbasis Genre (pemodelan teks → menyusun bersama → menulis mandiri) — didukung Diskusi Kelompok, Jalan-jalan Galeri, dan Umpan Balik Teman

Teknologi digital: Video pendek tempat wisata Nusantara (ditayangkan guru), Google Docs atau kertas untuk draf dan komentar teman, Peta digital untuk melihat letak objek yang dideskripsikan

Langkah Berdiferensiasi — Pertemuan 3 — Struktur dan Kebahasaan Teks Deskripsi (80 menit)

Pendahuluan

  1. Pembukaan [Menggembirakan]: Salam, doa, cek kehadiran; murid menebak nama tempat dari tiga kalimat deskripsi yang dibacakan guru.
  2. Apersepsi [Bermakna]: Mengingat ciri teks deskripsi dari pertemuan sebelumnya dan bertanya kalimat mana yang membuat murid 'bisa membayangkan' tempat tersebut.
  3. Tujuan [Berkesadaran]: Murid dapat mengidentifikasi struktur teks deskripsi (identifikasi, deskripsi bagian, simpulan/kesan) dan kata sensoris di dalamnya.

Inti — diferensiasi 3 kelompok sesuai kesiapan belajar

  • Kelompok C (Berkembang)

    Scaffolding penuh — teks model sudah diberi warna per bagian

    Struktur teks deskripsi: identifikasi (gambaran umum objek), deskripsi bagian (rincian yang dapat dilihat, didengar, dicium, diraba, dikecap), dan simpulan/kesan. Kata sensoris membantu pembaca seolah-olah mengalami sendiri.

    Tugas: Baca teks model tentang sebuah danau. Garis bawahi bagian identifikasi, deskripsi bagian, dan simpulan dengan tiga warna; lalu salin lima kata sensoris ke tabel pancaindra (lihat, dengar, cium, raba, kecap).

  • Kelompok B (Cakap)

    Scaffolding parsial — contoh diberikan, penulisan ulang mandiri

    Selain kata sensoris, teks deskripsi memakai kata sifat yang rinci, keterangan tempat (di sebelah, di tengah, di kejauhan), dan majas (perbandingan, personifikasi) agar gambaran lebih hidup.

    Tugas: Bandingkan dua paragraf tentang pasar tradisional: satu datar, satu memakai kata sensoris dan majas. Tunjukkan perbedaannya, lalu tulis ulang paragraf yang datar menjadi lebih hidup dengan minimal tiga kata sensoris.

  • Kelompok A (Mahir)

    Tantangan terbuka — analisis kritis teks nyata

    Deskripsi objektif (sesuai fakta yang teramati) berbeda dengan deskripsi subjektif (memuat kesan penulis). Teks promosi wisata sering mencampur keduanya.

    Tugas: Analisis satu teks promosi wisata dari brosur atau situs resmi pemerintah daerah: pisahkan kalimat objektif dan subjektif, nilai apakah klaimnya dapat dibuktikan, lalu tulis satu paragraf deskripsi yang lebih objektif tentang objek yang sama.

Penutup

  1. Refleksi [Berkesadaran]: Murid menilai paragrafnya sendiri dengan daftar periksa: ada identifikasi, deskripsi bagian, dan kata sensoris.
  2. Kesimpulan [Bermakna]: Kelas merangkum struktur dan ciri kebahasaan teks deskripsi dalam peta pikiran.
  3. Tindak Lanjut: Murid memilih satu tempat di daerahnya untuk diamati langsung sebagai bahan menulis pada pertemuan berikutnya; doa penutup.

Asesmen Awal (Diagnostik)

  • Apa beda kalimat 'Pantai itu indah.' dengan 'Ombak putih berdebur memecah di atas pasir yang hangat.'?

    Kalimat kedua merinci apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan (kata sensoris) sehingga pembaca bisa membayangkannya; kalimat pertama hanya penilaian umum.

  • Sebutkan satu tempat yang pernah kamu kunjungi dan tiga hal yang kamu ingat tentang tempat itu.

    Jawaban terbuka; dipakai untuk melihat kekayaan kosakata dan kemampuan merinci. Jawaban yang hanya 'bagus, ramai' menandakan perlu latihan kata sensoris.

  • Apa tujuan orang menulis teks deskripsi?

    Menggambarkan suatu objek secara rinci agar pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakannya sendiri.

Asesmen Proses (Formatif)

  • Murid dapat mengidentifikasi struktur teks deskripsi pada teks model.

    Teknik: Lembar analisis teks berwarna dan diskusi

  • Murid dapat menemukan dan menggunakan kata sensoris serta majas dalam paragraf.

    Teknik: Penulisan ulang paragraf dan umpan balik teman dengan daftar periksa

  • Murid dapat membedakan kalimat objektif dan subjektif dalam teks promosi.

    Teknik: Kartu sortir kalimat dan tanya jawab

Asesmen Akhir (Sumatif)

  • C4 Menganalisis

    Bacalah teks deskripsi tentang Danau Toba yang disediakan. Tentukan bagian identifikasi dan deskripsi bagian, lalu sebutkan tiga kata sensoris beserta indra yang diwakilinya.

  • C6 Mencipta

    Tulislah teks deskripsi (150–250 kata) tentang satu tempat di daerahmu yang kamu amati langsung, lengkap dengan identifikasi, deskripsi bagian, simpulan/kesan, dan minimal lima kata sensoris. Sajikan bersama foto atau gambar sebagai teks multimodal.

Ini cuplikan. Dokumen lengkap dibuat otomatis oleh Edura Teacher: 9 pertemuan, rubrik, dan LKPD — coba gratis dengan mendaftar.

Ingin RPM selengkap ini untuk kelas Anda?

Pilih mapel, kelas, dan tujuan pembelajaran — Edura menyusun RPM sesuai Kurikulum Merdeka. Anda tinggal menyesuaikan.