← Semua contoh RPM

Contoh RPM IPA SMP Kelas VII — Zat dan Perubahannya

RPM 6 pertemuan dari Bab II Buku Siswa IPA Kelas VII: wujud zat, model partikel, dan perubahan wujud zat — lewat percobaan es mencair dan grafik suhu, diferensiasi 3 kelompok, serta asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif.

Disusun tim Edura dengan format RPM Edura Teacher. CP dikutip dari Keputusan Kepala BSKAP 046/H/KR/2025; topik mengikuti Buku Siswa Kemendikdasmen.

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM

IPA · Fase D · Kelas VII

A. Identitas Modul

Nama Sekolah
: SMP Contoh Edura
Nama Guru
: Guru Contoh Edura
Mata Pelajaran
: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas
: VII / Fase D
Tahun Ajaran
: 2026/2027
Semester
: 1
Sumber Materi
: Buku Siswa IPA Kelas VII Edisi Revisi (Kemendikdasmen), Bab II

Alokasi waktu: 15 JP × 40 menit = 600 menit (6 pertemuan: 2 JP dan 3 JP bergantian)

B. Identifikasi Kesiapan Peserta Didik

  • Perubahan Wujud Zat dari Fase B

    CP IPAS Fase B: menyimpulkan proses perubahan wujud zat (mencair, membeku, menguap, mengembun) — kini diperdalam dengan model partikel.

  • Metode Ilmiah

    Bab I membahas metode ilmiah: merumuskan pertanyaan, membuat hipotesis, dan mencatat data — dipakai pada setiap percobaan bab ini.

  • Membaca Tabel dan Grafik

    Membaca dan membuat tabel serta diagram dari Matematika Fase C — dibutuhkan untuk mengolah data suhu terhadap waktu.

Dimensi Profil Lulusan

  • Penalaran KritisDominan

    Menjelaskan perubahan wujud dengan model partikel dan bukti dari data percobaan

  • KolaborasiDominan

    Bekerja dalam tim percobaan dengan pembagian peran (pengamat suhu, pencatat waktu, penulis data)

  • KomunikasiPendukung

    Menyajikan grafik hasil percobaan dan menjelaskannya di depan kelas

Capaian Pembelajaran

Kutipan elemen yang dicapai di bab ini — Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025

Elemen: Pemahaman IPA dan Keterampilan Proses

Pemahaman IPA: … menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; … Keterampilan Proses (Memproses, Menganalisis Data dan Informasi): Mengolah data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data; murid mengumpulkan data dari penyelidikan yang dilakukannya, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti.

Lintas Disiplin Ilmu

  • Matematika

    Menyajikan data suhu–waktu dalam tabel dan grafik garis, lalu membaca bagian grafik yang naik dan yang mendatar.

  • IPS

    Pembuatan garam rakyat di pesisir (penguapan air laut di tambak) sebagai contoh potensi ekonomi lingkungan.

  • Prakarya

    Pengolahan pangan seperti es lilin dan agar-agar yang memanfaatkan perubahan wujud.

Topik Pembelajaran Kontekstual

  • Es Teh di Siang Hari: Butiran air di luar gelas es teh: dari mana asalnya? Pintu masuk membahas pengembunan.
  • Petani Garam: Air laut di tambak dibiarkan menguap oleh panas matahari hingga tersisa kristal garam — penguapan dalam produksi nyata.
  • Kapur Barus di Lemari: Kapur barus makin lama makin kecil tanpa meleleh — contoh menyublim.

Praktik pedagogis: Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Berbasis Percobaan — didukung Diskusi Kelompok, Model Partikel, dan Presentasi Galeri

Teknologi digital: Simulasi daring wujud zat (mis. PhET 'States of Matter') ditayangkan guru, Spreadsheet untuk membuat grafik suhu terhadap waktu, Google Forms (kuis formatif)

Langkah Berdiferensiasi — Pertemuan 2 — Perubahan Wujud Zat dan Model Partikel (80 menit)

Pendahuluan

  1. Pembukaan [Menggembirakan]: Salam, doa, cek kehadiran; guru menunjukkan gelas berisi es yang bagian luarnya basah dan meminta murid menebak asal air tersebut.
  2. Apersepsi [Bermakna]: Mengaitkan dengan pertemuan 1 (wujud padat, cair, gas dan susunan partikelnya) serta pengalaman menjemur pakaian.
  3. Tujuan [Berkesadaran]: Murid dapat menjelaskan perubahan wujud zat dengan model partikel dan menunjukkan buktinya dari data percobaan.

Inti — diferensiasi 3 kelompok sesuai kesiapan belajar

  • Kelompok C (Berkembang)

    Scaffolding penuh — langkah percobaan dan tabel data disediakan

    Zat dapat berubah wujud bila menerima atau melepas kalor: mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal. Saat menerima kalor, partikel bergerak makin cepat dan jarak antarpartikel makin renggang.

    Tugas: Amati es batu dalam gelas yang diberi termometer. Catat suhu setiap 2 menit selama 20 menit di tabel yang disediakan, beri tanda saat es mulai dan selesai mencair, lalu gambar susunan partikel es dan air.

  • Kelompok B (Cakap)

    Scaffolding parsial — langkah awal diberikan, pengolahan data mandiri

    Selama es mencair, suhu campuran es dan air relatif tetap (sekitar 0 °C) walaupun kalor terus diterima; kalor dipakai untuk mengubah wujud, bukan untuk menaikkan suhu.

    Tugas: Lakukan percobaan es mencair, buat grafik suhu terhadap waktu dari data kelompok, tandai bagian grafik yang mendatar, dan jelaskan apa yang terjadi pada partikel di bagian itu.

  • Kelompok A (Mahir)

    Tantangan terbuka — merancang penyelidikan sendiri

    Model partikel menjelaskan perubahan wujud. Cepat-lambatnya perubahan dipengaruhi faktor seperti luas permukaan dan suhu lingkungan.

    Tugas: Rancang percobaan adil untuk menguji satu faktor yang memengaruhi kecepatan es mencair (misalnya es utuh vs es serut, atau dibungkus kain vs tidak). Tentukan variabel bebas, terikat, dan kontrol; lakukan; sajikan hasilnya dalam grafik dan kaitkan dengan model partikel.

Penutup

  1. Refleksi [Berkesadaran]: Murid menuliskan satu bukti dari data yang mendukung model partikel dan satu kendala selama percobaan.
  2. Kesimpulan [Bermakna]: Kelas menyusun peta konsep enam perubahan wujud beserta arah aliran kalornya (diterima atau dilepas).
  3. Tindak Lanjut: Mengamati satu peristiwa perubahan wujud di rumah dan mencatatnya di jurnal; doa penutup.

Asesmen Awal (Diagnostik)

  • Sebutkan tiga wujud zat dan masing-masing satu contohnya.

    Padat (batu, es), cair (air, minyak goreng), gas (udara, uap air).

  • Mengapa pakaian basah yang dijemur bisa kering?

    Air pada pakaian menguap karena menerima kalor dari panas matahari. Jawaban 'airnya meresap ke tali jemuran' menandakan miskonsepsi.

  • Gelas berisi es bagian luarnya basah. Dari mana air itu berasal?

    Uap air di udara mengembun saat menyentuh dinding gelas yang dingin — bukan rembesan dari dalam gelas.

Asesmen Proses (Formatif)

  • Murid dapat membandingkan susunan dan gerak partikel zat padat, cair, dan gas.

    Teknik: Gambar model partikel dan tanya jawab

  • Murid dapat mengolah data suhu terhadap waktu menjadi grafik dan menjelaskan bagian grafik yang mendatar.

    Teknik: Lembar kerja percobaan dan observasi kerja kelompok

  • Murid dapat mengelompokkan peristiwa sehari-hari ke dalam jenis perubahan wujud yang tepat.

    Teknik: Kuis daring atau kartu sortir

Asesmen Akhir (Sumatif)

  • C4 Menganalisis

    Disajikan grafik suhu air yang dipanaskan dari 25 °C sampai mendidih. Jelaskan mengapa grafik mendatar saat air mendidih dan apa yang terjadi pada partikel air di bagian itu.

  • C5 Mengevaluasi

    Seorang teman berkata, 'Kapur barus di lemari habis karena dimakan serangga.' Evaluasi pendapat itu dengan konsep perubahan wujud dan usulkan cara sederhana untuk membuktikannya.

  • C6 Mencipta

    Buat poster atau video pendek (paling lama 2 menit) yang menjelaskan peran penguapan dalam pembuatan garam di tambak, lengkap dengan gambar model partikel air.

Ini cuplikan. Dokumen lengkap dibuat otomatis oleh Edura Teacher: 6 pertemuan, rubrik, dan LKPD — coba gratis dengan mendaftar.

Ingin RPM selengkap ini untuk kelas Anda?

Pilih mapel, kelas, dan tujuan pembelajaran — Edura menyusun RPM sesuai Kurikulum Merdeka. Anda tinggal menyesuaikan.