RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM
IPAS · Fase B · Kelas IV
A. Identitas Modul
- Nama Sekolah
- : SD Contoh Edura
- Nama Guru
- : Guru Contoh Edura
- Mata Pelajaran
- : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
- Kelas
- : IV / Fase B
- Tahun Ajaran
- : 2026/2027
- Semester
- : 1
- Sumber Materi
- : Buku Siswa IPAS Kelas IV (Kemendikdasmen), Bab 2
Alokasi waktu: 12 JP × 35 menit = 420 menit (6 pertemuan)
B. Identifikasi Kesiapan Peserta Didik
Gerak Benda dalam Kegiatan Sehari-hari
Dari pengalaman bermain, murid sudah tahu benda bisa bergerak, berhenti, berbelok, atau berubah bentuk (mendorong ayunan, menendang bola, meremas plastisin).
Energi sebagai Penggerak
Bab 1 'Mengubah Bentuk Energi' sudah membahas bahwa energi diperlukan untuk menggerakkan benda — jembatan ke konsep gaya sebagai tarikan atau dorongan.
Mengamati dan Mencatat Hasil Percobaan
Keterampilan proses Fase B: mengamati secara sederhana dan mencatat hasilnya dalam tabel atau turus — dipakai di setiap percobaan bab ini.
Dimensi Profil Lulusan
Penalaran KritisDominan
Membuat prediksi, mengujinya lewat percobaan, lalu menarik kesimpulan dari hasil pengamatan
KolaborasiDominan
Berbagi peran dalam kelompok saat percobaan (pelepas, pengukur, pencatat)
KomunikasiPendukung
Menyampaikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis
Capaian Pembelajaran
Kutipan elemen yang dicapai di bab ini — Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen: Pemahaman IPAS dan Keterampilan Proses
Pemahaman IPAS: … membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; … Keterampilan Proses (Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan): Dengan panduan pendidik, murid membuat rencana dan melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Murid melakukan observasi menggunakan alat bantu pengukuran sederhana.
Lintas Disiplin Ilmu
Matematika
Mengukur jarak luncuran dengan satuan baku (cm, m) dan menyajikan hasilnya dalam tabel — selaras elemen Pengukuran dan Analisis Data Fase B.
Bahasa Indonesia
Menulis laporan percobaan sederhana dan menceritakan hasilnya di depan kelas.
PJOK
Gaya otot dan gaya gesek dalam permainan: menendang bola, berlari, dan alas sepatu bergerigi agar tidak tergelincir.
Topik Pembelajaran Kontekstual
- Mainan di Sekitar Murid: Kelereng, gasing, ketapel karet, dan mobil-mobilan: tarikan dan dorongan yang membuat mainan bergerak, berbelok, atau berhenti.
- Lantai Licin Saat Hujan: Mengapa sandal mudah tergelincir di lantai basah? Pintu masuk membahas gaya gesek dan manfaat alas sepatu bergerigi.
- Magnet di Rumah: Tempelan kulkas dan kotak pensil bermagnet: benda apa saja yang ditarik magnet, dan mana yang tidak?
Praktik pedagogis: Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Berbasis Percobaan — didukung Diskusi Kelompok dan Galeri Hasil Kerja
Teknologi digital: Video pendek percobaan gaya (ditayangkan guru), Kamera HP guru untuk mendokumentasikan hasil percobaan
Langkah Berdiferensiasi — Pertemuan 3 — Menyelidiki Gaya Gesek (70 menit)
Pendahuluan
- Pembukaan [Menggembirakan]: Salam, doa, cek kehadiran; murid menebak mengapa orang berjalan pelan-pelan di lantai yang baru dipel.
- Apersepsi [Bermakna]: Mengingat kembali bahwa gaya adalah tarikan atau dorongan, lalu bertanya: 'Bola yang ditendang lama-lama berhenti sendiri. Mengapa?'
- Tujuan [Berkesadaran]: Murid dapat menjelaskan pengaruh permukaan benda terhadap gerak benda yang meluncur.
Inti — diferensiasi 3 kelompok sesuai kesiapan belajar
Kelompok C (Berkembang)
Bimbingan penuh — langkah percobaan bergambar dan tabel isian disediakan
Gaya gesek adalah gaya yang muncul ketika dua permukaan benda bersentuhan. Gaya gesek menghambat gerak benda. Permukaan yang kasar menghasilkan gaya gesek lebih besar daripada permukaan yang licin.
Tugas: Luncurkan mobil-mobilan dari papan miring yang sama ke dua lantai: keramik dan karpet/kain. Ukur jarak luncuran dengan meteran, catat di tabel, lalu lingkari: di permukaan mana mobil berhenti lebih cepat?
Kelompok B (Cakap)
Bimbingan sebagian — langkah awal diberikan, murid menyusun tabelnya sendiri
Gaya gesek ada yang merugikan (ban dan alas sepatu cepat aus) dan ada yang menguntungkan (rem sepeda, alas sepatu bergerigi, ban bergerigi di jalan licin).
Tugas: Ulangi percobaan luncuran di tiga permukaan (keramik, karpet, kertas amplas). Tulis prediksi lebih dulu, ukur jarak dua kali untuk tiap permukaan, lalu urutkan permukaan dari gaya gesek terbesar ke terkecil.
Kelompok A (Mahir)
Tantangan terbuka — murid merancang percobaannya sendiri
Percobaan yang adil hanya mengubah satu hal; hal lain dibuat sama (tinggi papan, benda yang diluncurkan, cara melepas). Dengan begitu, perbedaan hasil benar-benar disebabkan oleh hal yang diubah.
Tugas: Jawab pertanyaan: 'Apakah sepatu beralas bergerigi lebih sulit ditarik daripada sepatu beralas licin?' Tarik tiap sepatu dengan karet gelang dan bandingkan panjang regangan karetnya. Tentukan apa yang diubah dan apa yang dibuat sama, lalu jelaskan manfaat gaya gesek bagi keselamatan.
Penutup
- Refleksi [Berkesadaran]: Murid menyebutkan satu hal yang mengejutkan dari percobaan dan satu pertanyaan yang masih ingin diketahui.
- Kesimpulan [Bermakna]: Bersama guru, murid menyimpulkan hubungan kasar-licinnya permukaan dengan jauh-dekatnya luncuran.
- Tindak Lanjut: Murid mencari dua contoh gaya gesek yang menguntungkan di rumah untuk dibahas pada pertemuan berikutnya; doa penutup.
Asesmen Awal (Diagnostik)
Sebutkan dua kegiatan mendorong dan dua kegiatan menarik yang kamu lakukan di rumah.
Mendorong: menutup pintu, menendang bola. Menarik: membuka laci, menimba air. Jawaban lain diterima bila jelas berupa dorongan atau tarikan.
Bola yang ditendang di lapangan rumput akhirnya berhenti. Menurutmu, mengapa?
Ada yang menghambat gerak bola (gesekan dengan rumput dan tanah). Jawaban 'karena tenaganya habis' menandakan miskonsepsi yang diluruskan di pertemuan gaya gesek.
Benda mana yang menempel pada magnet: paku besi, penghapus karet, peniti, atau sendok plastik?
Paku besi dan peniti (terbuat dari besi/baja). Penghapus karet dan sendok plastik tidak ditarik magnet.
Asesmen Proses (Formatif)
Murid dapat memberi contoh gaya berupa tarikan dan dorongan serta pengaruhnya pada benda (bergerak, berhenti, berubah arah, berubah bentuk).
Teknik: Kartu sortir gambar kegiatan dan tanya jawab
Murid dapat membandingkan jarak luncuran benda di permukaan kasar dan licin, lalu menyimpulkan pengaruh gaya gesek.
Teknik: Lembar kerja percobaan dan observasi guru dengan daftar periksa
Murid dapat mengelompokkan benda yang ditarik dan tidak ditarik magnet berdasarkan hasil percobaan.
Teknik: Tabel hasil percobaan dan unjuk kerja
Asesmen Akhir (Sumatif)
C4 Menganalisis
Dina mendorong kardus berisi buku di lantai keramik, lalu di halaman berpasir. Di tempat mana Dina harus mendorong lebih kuat? Jelaskan alasanmu dengan menggunakan kata 'gaya gesek'.
C6 Mencipta
Rancang mainan sederhana dari barang bekas yang memanfaatkan gaya magnet atau gaya gesek (misalnya pancingan ikan bermagnet). Gambar rancanganmu, beri label, dan jelaskan gaya apa yang bekerja.
Ini cuplikan. Dokumen lengkap dibuat otomatis oleh Edura Teacher: 6 pertemuan, rubrik, dan LKPD — coba gratis dengan mendaftar.