RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM
Matematika · Fase D · Kelas VII
A. Identitas Modul
- Nama Sekolah
- : SMP Contoh Edura
- Nama Guru
- : Guru Contoh Edura
- Mata Pelajaran
- : Matematika
- Kelas
- : VII-A / Fase D
- Tahun Ajaran
- : 2026/2027
- Semester
- : 1
Alokasi waktu: 15 JP × 40 menit = 600 menit (8 pertemuan)
B. Identifikasi Kesiapan Peserta Didik
Koordinat Kartesius Dasar
Pengenalan titik (x, y) dan kuadran I dari Matematika Fase C — diperlukan untuk menggambar grafik fungsi.
Aritmetika dan Operasi Bilangan Bulat
Kemampuan perhitungan dasar (+, -, ×, ÷) pada bilangan bulat dan pecahan dari Matematika Fase C — fondasi sebelum bekerja dengan variabel.
Konsep Variabel sebagai Placeholder
Pemahaman awal bahwa simbol (?, x, n) dapat menggantikan bilangan yang belum diketahui — sudah disinggung di kelas 5-6 SD.
Dimensi Profil Lulusan
Penalaran KritisDominan
Menganalisis pola dan membangun bukti logis
KreativitasDominan
Merancang model matematika untuk situasi nyata
KomunikasiPendukung
Menyampaikan pemikiran melalui aktivitas kolaboratif
Capaian Pembelajaran
Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen: Aljabar dan Fungsi
Mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan; Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar; menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen. Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik; membedakan beberapa fungsi non linear dari fungsi linear secara grafik; menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel; menyajikan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan relasi, fungsi dan persamaan linear; serta menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui beberapa cara untuk penyelesaian masalah.
Lintas Disiplin Ilmu
IPA (Fisika)
Hampir semua rumus fisika SMP adalah persamaan aljabar: F=ma, V=IR, Q=mcΔT. Aljabar Fase D mendasari kemampuan menyelesaikan masalah fisika.
IPS (Ekonomi)
Fungsi linear dipakai untuk model harga, biaya produksi, dan pendapatan dalam ekonomi mikro. SPLDV untuk analisis titik impas (BEP).
Informatika
Pemrograman komputer pada dasarnya adalah aljabar — variabel, fungsi, dan kondisi. Pemahaman aljabar Fase D mendasari literasi komputasional.
Topik Pembelajaran Kontekstual
- Pola Susunan Meja Kelas: Murid mengamati pola susunan meja-kursi di kelas (3 baris × 5 kolom = 15) sebagai contoh pola bilangan dan aljabar dasar.
- Perhitungan Harga Belanja Pasar: Bantu orang tua di pasar tradisional: total = harga × jumlah + biaya parkir. Aplikasi langsung persamaan linear satu variabel.
- Olimpiade Sains Nasional Matematika: OSN Matematika SMP adalah lomba bergengsi yang membutuhkan kemampuan aljabar tinggi. Murid berbakat ikut serta lewat seleksi sekolah-kabupaten-provinsi-nasional.
Praktik pedagogis: Problem-Based Learning (PBL), Inkuiri Terbimbing — didukung Diskusi Kelompok, Studi Kasus, Penugasan Individu
Teknologi digital: GeoGebra (visualisasi grafik), Desmos (kalkulator grafik interaktif), Google Forms (kuis formatif)
Langkah Berdiferensiasi — Pertemuan 1 — Konsep & Pemahaman (80 menit)
Pendahuluan
- Pembukaan [Menggembirakan]: Salam, doa, cek kehadiran via sapa interaktif.
- Apersepsi [Bermakna]: Kaitan materi dengan pengalaman dan pengetahuan sebelumnya.
Inti — diferensiasi 3 kelompok sesuai kesiapan belajar
Kelompok C (Berkembang)
Scaffolding penuh — semua langkah disediakan
Pola dalam susunan benda dan bilangan adalah pintu masuk aljabar. Pelajari mengenali, memprediksi, dan menggeneralisasi pola: barisan aritmetika (1, 4, 7, 10, …), barisan geometri (2, 4, 8, 16, …), pola visual (segitiga Pascal, bilangan kuadrat).
Tugas: Identifikasi 5 pola di sekitar sekolah (susunan ubin lantai, jadwal bel, pohon di pekarangan). Untuk masing-masing: (1) deskripsikan pola, (2) prediksi suku ke-10, (3) generalisasi rumus suku ke-n dengan variabel. Bandingkan apakah pola tersebut aritmetika atau geometri.
Kelompok B (Cakap)
Scaffolding parsial — langkah awal diberikan, lanjutan mandiri
Sifat-sifat operasi aljabar: komutatif (a+b = b+a), asosiatif ((a+b)+c = a+(b+c)), distributif (a(b+c) = ab+ac). Sifat-sifat ini menghasilkan bentuk aljabar ekuivalen — penting untuk menyederhanakan dan memecahkan persamaan.
Tugas: Sederhanakan 5 ekspresi aljabar menggunakan sifat distributif: (1) 3(x+5), (2) 2x(x-4), (3) -(a+b-c), (4) (x+2)(x-3), (5) 5(2x+3) - 2(x-1).
Kelompok A (Mahir)
Tantangan terbuka — eksplorasi mandiri & generalisasi
Relasi dan fungsi: domain (himpunan asal), kodomain (himpunan tujuan), range (himpunan hasil). Penyajian dalam diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Membedakan fungsi linear (grafik garis lurus y=mx+c) vs fungsi non-linear (y=x², parabola).
Tugas: Untuk fungsi f(x) = 2x + 3: buat tabel nilai untuk x = -2, -1, 0, 1, 2, lalu kembangkan pendekatan mandiri, eksplorasi solusi alternatif, dan generalisasi untuk konteks lain.
Penutup
- Review [Berkesadaran]: Sintesis konsep kunci bersama murid.
- Kesimpulan [Bermakna]: Murid simpulkan pelajaran dengan kata-kata sendiri.
- Perencanaan Selanjutnya: Tugas mandiri/projek + preview pertemuan berikutnya + doa penutup.
Asesmen Awal (Diagnostik)
Apa perbedaan barisan aritmetika dan barisan geometri?
Barisan aritmetika: beda antar suku tetap (1, 4, 7, 10 → beda 3). Barisan geometri: rasio antar suku tetap (2, 6, 18, 54 → rasio 3).
Jelaskan sifat distributif dengan contoh.
Sifat distributif: a(b+c) = ab + ac. Contoh: 3(x+5) = 3x + 15. 2(x-4) = 2x - 8.
Bagaimana cara menyelesaikan SPLDV dengan metode substitusi?
Contoh: x + y = 5 dan 2x - y = 4 → y = 5-x; 2x - (5-x) = 4 → 3x = 9 → x=3, y=2.
Asesmen Proses (Formatif)
Murid mampu mengenali dan menggeneralisasi minimal 2 pola sederhana dengan variabel.
Teknik: Lembar latihan pola dan diskusi
Murid mampu menyelesaikan persamaan linear satu variabel dan menerapkan dalam soal cerita.
Teknik: Soal aplikasi dan review berpasangan
Murid mampu menggambar grafik fungsi linear dan membedakannya dari fungsi non-linear.
Teknik: Tabel dan grafik koordinat Kartesius
Asesmen Akhir (Sumatif)
C6 Mencipta
Susun "Kalkulator Aljabar Sederhana" untuk teman sebaya dalam bentuk worksheet/aplikasi Excel: pola barisan & prediksi suku ke-n, fungsi linear dengan tabel dan grafik, persamaan linear satu variabel, SPLDV metode substitusi, dan satu masalah nyata.
C5 Mengevaluasi
Bandingkan 3 metode penyelesaian SPLDV (substitusi, eliminasi, grafik): prinsip kerja, kondisi optimal, kelebihan-kekurangan, dan contoh satu soal dengan ketiga metode.
Ini cuplikan. Dokumen lengkap dibuat otomatis oleh Edura Teacher: 8 pertemuan, rubrik, dan LKPD — coba gratis dengan mendaftar.